Yang Harus Dipahami Ketika Membuat Proposal Bisnis

Susah payah membuat proposal bisnis, namun kalah atau ditolak oleh customer atau investor, pasti bikin anda pening kepala. Terkadang membuat bisnis proposal membutuhkan pengalaman dan keterampilan tersendiri, bisnis proposal dapat kita artikan sebuah cover pada sebuah buku, atau sipnosis terhadap sebuah film. Jika cover atau sinopsis tersebut menarik maka akan mengundang para pembaca atau penonton film untuk membeli atau menonton buku dan film tersebut. Jika kurang menarik, yah map-maap saja kurang dapat diterima atau gagal diterima oleh sang customer.
Ada 5 elemen penting yang harus dimiliki oleh Proposal Bisnis:

  1. Solusi, didalam Proposal Bisnis diwajibkan untuk memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan customer, oleh karena itu sebelum membuat Bisnis Proposal kita harus mengetahui apa kebutuhan dari customer tersebut dengan cara melakukan interviewing. Tuliskan solusi anda sejelas-jelasnya dalam proposal tersebut, dan bagaimana caranya sehingga sesuai dengan background dari customer tersebut. Jangan pernah membuat proposal tanpa mengetahui end customer anda, hal ini dapat membuat proposal anda tidak mengerti atau jauh dari kebutuhan customer.
  2. Keuntungan, jelaskan keuntungan dari produk atau service yang anda tawarkan sedetail mungkin, baik itu keuntungan dari sisi harga atau non harga (tangible atau non tangible). Keuntungan ini akan memberikan nilai positif bagi proposal anda, dan akan menjadi komparasi bagi proposal yang lain. Jangan lupa untuk memberikan keuntungan yang sesuai dengan background customer, sehingga terlihat rasional bagi mereka.
  3. Kredibilitas, isi dari proposal harus dapat dipertanggung jawabkan, jangan over promise terhadap apa yang ditawarkan. Jangan memberikan sesuatu yang tidak dapat anda berikan kepada calon customer anda. Kredibelitas ini biasanya diperkuat dengan portfolio atau testimoni dari customer anda sebelumnya.
  4. Contoh Pekerjaan, hal ini perlu anda tampilkan dalam Proposal anda, sehingga memberikan kepercayaan bagi calon customer anda, bahwa anda memang ahlinya dibidang yang anda tawarkan.
  5. Sesusai dengan Target Pembaca, anda harus tahu backround calon customer anda, dan jangan lupa siapa pembaca proposal anda. Biasanya Business proposal dibagi menjadi beberapa bagian seperti commercial aspek (berisi mengenai harga), solution aspek (berisi mengenai solusi yang ditawarkan), technical aspek (berisikan aspek2 technical) dan lain-lain. Setiap bagian sebida mungkin focus sesuai dengan target pembacanya. Jangan sampai commercial aspek ada pada dokumen technical aspek, yang mana pembacanya nanti tidak mengerti terhadap apa yang ditawarkan.

Yang juga anda harus perjelas pada proposal anda adalah keunikan dari proposal anda yang mana berbeda dengan yang lain. Dan jangan lupa, proposal bisnis adalah penawaran win-win solution bagi anda dan customer anda. Semoga sukses membuat proposal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *