An Amazing Journey (Part 5)

Sarapan di hotel, menunya sangat enak, cocok dengan seleraku… Bisa dibilang travelku pintar cari katering Indonesia yang punya juru masak bagus… Kayaknya sih orang Sunda, karena menunya kebanyakan menu Jawa Barat… Di Arab ini buah-buahnya enak… Mulai pisang cavendish, anggur, plum, apel dan lain-lain… Di sudut dekat pintu masuk restoran hotel, ada meja kecil… Isinya macam-macam… Dari kartu SIM, pulsa, parfum non alkohol, tasbih, sampailah hajjar jahanam… Tau apa itu hajjar jahanam? Batu jahanam kalau diartikan… Ini semacam obat kuat yang pemakaiannya dioleskan… Ada-ada saja…

Di restoran juga bertaburan penjaja rial… Kursnya bisa lebih murah, namun sering kali lebih mahal…

Selepas sarapan, kembali ke masjid untuk menyempatkan dhuha, dan ada selepas waktu kunjungan jemaah perempuan ke raudah, kami akan diajak keliling sekitar Masjid Nabawi…

Karena lokasi hotel, aku lebih sering masuk mesjid lewat pintu  Usman atau Uhud, yang lain hanya sekali atau malah ada yang tidak pernah aku lewati… Kalau tidak salah ada 11 pintu mesjid besar ini…

Bersama mutawif kami menuju ke lokasi-lokasi di antaranya mesjid Ali bin Abu Thalib, mesjid Abu Bakar Siddiq dan mesjid Ghamama… Keliling-keliling baru terakhir di komplek pemakaman Baqi…

Menjelang matahari tinggi ada pemandangan lain di pelataran mesjid Nabawi… Payung-payung raksasa di buka untuk menghalangi panas matahari… Begitu juga di banyak titik disemprotkan uap air yang memberikan rasa sejuk kepada para jamaah… Luar biasa memang mesjid ini…

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *