Pamitan Haji

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap ALLAH, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya ALLAH Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”(Ali Imran: 97)
“Niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh supaya mereka mempersaksikan berbagai manfaat bagi mereka.” (al-Hajj: 27-28)
“Orang yang berperang di jalan ALLAH, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu ALLAH. ALLAH memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada ALLAH pasti akan ALLAH beri” (HR. Ibnu Majah no 2893)

Siapa saja pasti ingin sekali untuk menginjakkan kaki di tanah haram. Orang yang beriman senantiasa merindukan mengunjungi ka’bah di Makkah Al Mukarromah, untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima, apalagi jika sudah memiliki kemampuan harta dan fisik. InsyaALLAH, setelah menunaikan ibadah haji, seseorang diharapkan menjadi lebih baik.

Labbaika ALLAHumma labbaika. Labbaika la syarika laka labbaika. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka. laa syarika laka. (Ya ALLAH, aku datang karena panggilanMu. Tiada sekutu bagiMu. Segala nikmat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu. Tiada sekutu bagiMu)
Tanpa maksud menyombongkan diri atau pamer, riya, takabbur… naudzubillah. Melalui tulisan ini saya memohon do’a dari kakek, nenek, paman dan bibi, om dan tante, abang dan kakak, adik-adik, sahabat-sahabat saya tercinta. Insya ALLAH tanggal 14 Agustus 2017 ( 21 Dzulkaidah 1438 H) saya bersama istri akan melaksanakan ibadah haji.

Mohon doa untuk untuk keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam melaksanakan Ibadah haji ini bagi saya beserta istri tercinta. Serta Insya ALLAH saya do’akan sahabat yang belum mendapat panggilan-Nya (untuk melaksanakan ibadah Haji / Umroh) semoga ALLAH segerakan sahabat untuk mendapat panggilan ke Tanah Suci. Begitu pula sahabat yang sudah mendapat panggilan, semoga ALLAH panggil kembali sahabat semua tuk menjalankan ibadah haji atau umrah.

Tak lupa saya meminta do’a dari sahabat, untuk anak-anak saya tercinta yang akan kami tinggalkan sementara waktu, semoga mereka diberi kesehatan, kekuatan, dan kesabaran. Mohon kesediaan mengawasi mereka dan menasehati jika ada tingkah laku mereka yang salah.

Juga saya meminta maaf kepada sahabat, apabila dalam tulisan atau komentar saya selama ini menyinggung perasaan sahabat atau kesalahan apa pun yang telah saya perbuat. Kelapangan sahabat untuk memaafkan saya, semoga menjadikan jalan bagi turunnya rakhmat kepada saya, sehingga diberi kemudahan dalam melaksanakan ibadah ini, juga semoga menjadi jalan sahabat mendapat panggilan menuju Baitullah.

Tentunya, mohon maaf selama beberapa hari kedepan, komentar atau pertanyaan sahabat tidak terbalas. Semoga silaturrahmi ini tetap terjalin.

Sekali lagi mohon do’a untuk untuk keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam melaksanakan Ibadah haji ini bagi saya beserta istri tercinta.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Arief Usman & Djati Djatnika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *