An Amazing Journey (Part 4)

Setelah disela beberapa tulisan gak penting (sebenarnya gak ada yang penting dari tulisan-tulisan di blog ini kecuali bagi aku sendiri), aku lanjutkan kenanganku ketika umrah dulu…

Tiba di hotel, sebenarnya ingin segera lari ke Masjid Nabawi… Namun mesti berberes dan istirahat sebentar kata bapakku nanti menjelang subuh saja ke sana…

Nabawi ini adalah mesjidnya Nabi Besar Muhammad SAW… Beliau dimakamkan di situ… Begitu pula para sahabatnya…

Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun

Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

Tentang Gue…

Namaku Arief… Bin Usman…

Lahir 15 Januari 1973…

Waktu lahir, bapakku gak ada mendampingi emak… Beliau sedang ditugaskan menjadi abdi negara di Nanga Silat… Bapakku camat di sana… Ketika lahir, menurut cerita emak cukup sulit melahirkanku… Mungkin karena anak pertama, dan juga ternyata tali plasenta melingkari leherku… Nakal banget ya aku sejak dari dalam perut… Tapi menurut orang-orang tua, anak-anak yang dilahirkan dengan kondisi tersebut cenderung ganteng/cantik, dan pantas mengenakan pakaian apa saja… … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

43

Waktu yang singkat untuk berkaca…

Sudah menjadi apa aku?

Sebab makin sedikit waktu untuk memperbaiki diri…

Makin sempit kesempatan untuk lebih berarti…

Sementara sepertinya aku masih lalai… Masih pandang enteng masalah di depan…

Namun segalanya aku pasrahkan pada ALLAH SWT…

Aku hanya ingin lihat orang tuaku bahagia melihat kami anak cucunya…

Aku hanya ingin anak-anakku bisa menjadi manusia-manusia berguna…

Bantu aku untuk baik… Ingatkan aku untuk lebih taqwa…

Dampingi aku dalam segala suka … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

Bom Sarinah

Apa yang terjadi dengan bangsa ini?

Kenapa yang dibom negeri sendiri?

Investasi asing bermasalah? Kok yang dihajar gardu polisi?

Anggota dewan tertangkap korupsi? Kok yang dibantai rakyat sendiri?

Bersyukur kita jumlah korban tak masif… Tapi kengerian itu jadi terungkit lagi…

Mengikuti kebencian yang akhirnya mengotori persaudaraan penghuni negara ini…

Semoga jangan bawa-bawa agama, semoga gak menarik suku…

Indonesia terlalu indah untuk dihancurkan dengan cara ini…

Masih ingat hari Minggu lalu (3 Januari 2016) … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

An Amazing Journey (Part 3)

Hari keberangkatan tiba…

DSC05178

Di Bandara Soekarno Hatta

Tanggalnya 27 Juli 2011…

Bersama rombongan, kami sudah berkumpul dari jam 8 pagi, walaupun sebenarnya waktu kumpulnya itu sekitar pukul 10. Namun bapakku adalah salah seorang di dunia ini yang paling tidak suka terlambat.

Rombongan itu terdiri dari aku, bapak, emak dan Eva. Kami berempat.

Waktu itu diantar sama Jamie dan calon adik iparku Anwar.

Penerbangan kami ke tanah suci menggunakan pesawat Lion Air. … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

An Amazing Journey (Part 2)

BIRO PERJALANAN DAN MANASIK

 

Singkat cerita, setelah persiapan yang ringkas dan serah terima kerjaan di kantor serta instruksi kepada Editor Video Mr. Marsis Picasso, aku berangkat ke Jakarta. Dengan bantuan Bu Motiq dapat juga tiket Sriwijaya yang murah, sedang untuk pulang aku booking online Garuda, lumayan murah, namun ujung-ujungnya nomboknya banyak juga karena bawaan balik yang bejibun.

Tiba di Jakarta dijemput mantan supir ayahku, gak ke rumah malah ke Kalimalang, mengantar … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

An Amazing Journey (Part 1)

Karena iri dengan cerita orang-orang balik umrah, adikku Zamhir Islamie beserta Wawa, Mak Teh, juga mertuanya, juga direkturku beserta keluarga besar… Terutama biar aku gak lupa pengalamanku waktu pergi umrah, kali ini kutulis perjalanan tersebut. Mumpung masih dikasih daya ingat sama ALLAH SWT…

( ini pernah dimuat di notes FBku yang anonim)

KEPUTUSAN UNTUK UMRAH

Akhirnya aku sempatkan menulis juga, sepotong pengalaman bathin yang dihasilkan dalam perjalanan luar biasa kemarin.

Alhamdulillah, akhirnya … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

Putussibau, Masa Kanak-kanakku

Mumpung masih pengen nulis dan ada waktu…

SD pertamaku dulu di Putussibau adalah SDS Karya Budi. Gak lama, karena naik kelas 2 aku pindah ke Sanggau. Di Sanggau lebih lama dan sudah lebih besar, maka lebih banyak yang aku ingat tentunya…

Jadi yang aku ingat di Putussibau ini hanyalah sekolahku, sebuah gereja, jembatan yang di bawahnya mengalir air yang jernih, dan seorang teman cewek bernama Emma (or Irma, or Erma, something like … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

Pak Man dan Sapi, Pak Man dan Stip Wangi

Kisah ini terjadi ketika aku di kelas 1 SD, kalau gak salah.

Seperti yang pernah kusinggung, aku punya seorang paman, adik bapakku yang bernama Salman Farisi, SPd yang sekarang menjadi kepala sekolah di salah satu SMP di Kabupaten Kubu Raya.

Pamanku ini orangnya baik hati, nyaris gak pernah marah. Ya, selama beliau tinggal sama bapakku di awal-awal karirnya sebagai seorang pahlawan tanpa tanda jasa aka guru, kayaknya gak pernah dia ini marah atau … Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...

Tentang Bapakku

Nama bapakku, Usman. Terlahir dari pasangan Sood Basok dan Aisyah H. Arsyad pada tanggal 13 Juli 1946 di Pontianak. Keluarga besar Sood ini memiliki anak yang berjumlah sangat banyak. Adik beradik bapakku itu 11 orang, walaupun tidak semuanya pernah kutemui. Saat ini yang masih ada adalah Fatimah (Mak Ngah/Mak Mong), Nurasmah (Mak Teh), Rosdiana (Mak Yos), Salman Farisi (Pak Man), Nurhakimah ( Mak Cim ) dan Ahmad Yani ( Pak Yan )Tertarik? Lanjutin sampai habis ya...